Kehidupan Bergotong Royong pada Masyarakat Masa Praaksara Dikenal dalam Kegiatan

Pada masa praaksara, kehidupan manusia sangatlah sederhana. Mereka hidup berkelompok dan bergantung satu sama lain dalam bertahan hidup. Oleh karena itu, kegiatan bergotong royong sangatlah penting dalam kehidupan mereka. Kegiatan bergotong royong ini dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Bergotong Royong dalam Membangun Rumah

Bergotong royong dalam membangun rumah adalah salah satu contoh kegiatan yang dilakukan pada masa praaksara. Masyarakat pada masa itu membangun rumah secara bersama-sama. Setiap anggota kelompok saling membantu dalam membangun rumah tersebut. Mereka juga saling berbagi sumber daya untuk membangun rumah, seperti kayu dan batu.

Bacaan Lainnya

Bergotong Royong dalam Berburu dan Berkebun

Bergotong royong juga dilakukan dalam kegiatan berburu dan berkebun. Masyarakat pada masa praaksara saling bekerja sama dalam mencari makanan. Mereka berburu bersama-sama dan berbagi hasil tangkapan. Begitu juga dengan kegiatan berkebun, mereka saling membantu dalam membersihkan lahan dan menanam bibit.

Bergotong Royong dalam Mengadakan Upacara Adat

Upacara adat juga dilakukan dengan bergotong royong pada masa praaksara. Masyarakat pada masa itu mengadakan upacara adat untuk menghormati leluhur dan dewa-dewa. Mereka saling membantu dalam persiapan upacara adat, seperti membuat pakaian adat dan mempersiapkan makanan.

Bergotong Royong dalam Menghadapi Bencana Alam

Masyarakat pada masa praaksara seringkali menghadapi bencana alam, seperti banjir dan gempa bumi. Oleh karena itu, kegiatan bergotong royong sangatlah penting dalam menghadapi bencana alam tersebut. Masyarakat saling membantu satu sama lain dalam mengungsi dan mencari tempat perlindungan.

Kesimpulan

Bergotong royong pada masa praaksara sangatlah penting dalam kegiatan sehari-hari masyarakat. Kegiatan bergotong royong ini dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan mereka, seperti membangun rumah, berburu dan berkebun, mengadakan upacara adat, dan menghadapi bencana alam. Melalui kegiatan bergotong royong, masyarakat pada masa praaksara dapat saling membantu dan bertahan hidup secara bersama-sama.

Pos terkait