Berdasarkan Aturan Saldo Normal Sisi Debit Dipergunakan untuk Mencatat

Aturan saldo normal merupakan prinsip dasar dalam akuntansi yang menentukan apakah sisi debit atau sisi kredit yang dipergunakan untuk mencatat transaksi. Berdasarkan aturan ini, setiap akun memiliki saldo normal yang selalu berlawanan dengan jenis akun lainnya.

Saldo Normal Sisi Debit

Sisi debit dipergunakan untuk mencatat transaksi yang menambah nilai aset atau biaya, sedangkan sisi kredit digunakan untuk mencatat transaksi yang mengurangi nilai aset atau meningkatkan nilai kewajiban atau ekuitas.

Bacaan Lainnya

Contohnya, ketika perusahaan membeli bahan baku dengan tunai, maka transaksi tersebut akan dicatat pada sisi debit akun persediaan bahan baku dan pada sisi kredit akun kas. Hal ini karena pembelian bahan baku akan meningkatkan nilai aset persediaan bahan baku, sementara kas akan berkurang.

Akun dengan Saldo Normal Sisi Debit

Beberapa akun yang memiliki saldo normal sisi debit antara lain kas, persediaan, biaya, dan aset tetap. Akun kas dipergunakan untuk mencatat penerimaan uang, sedangkan akun persediaan dipergunakan untuk mencatat barang yang dimiliki perusahaan untuk dijual.

Akun biaya digunakan untuk mencatat pengeluaran perusahaan seperti biaya sewa, gaji karyawan, dan biaya-biaya operasional lainnya. Sedangkan akun aset tetap digunakan untuk mencatat aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan kendaraan.

Kesimpulan

Berdasarkan aturan saldo normal, sisi debit dipergunakan untuk mencatat transaksi yang menambah nilai aset atau biaya, sedangkan sisi kredit digunakan untuk mencatat transaksi yang mengurangi nilai aset atau meningkatkan nilai kewajiban atau ekuitas. Oleh karena itu, memahami aturan saldo normal sangat penting dalam melakukan pencatatan transaksi akuntansi secara benar dan akurat.

Pos terkait