10 Tugas Funding Officer (FO), Kualifikasi dan Besar Gaji

funding officer

Funding Officer atau yang biasa dikenal dengan istilah FO merupakan salah satu bagian pekerjaan yang ada pada lembaga keuangan seperti bank. Karena ruang lingkup pekerjaan ini terbatas pada lembaga yang mengelola keuangan, maka banyak masyarakat belum mengetahui detail tugas funding Office. Anehnya, banyak yang melamar pekerjaan ini walaupun tidak tahu tugasnya.

Tugas Funding Officer

Mayoritas masyarakat salah persepsi terkait pekerjaan funding officer yang disamakan dengan sales, padahal antara keduanya jauh berbeda. Untuk mempermudah Anda memahami perbedaannya sebelum melamar kerja, beberapa tugas FO berikut bisa menjadi bahan pertimbangan.

1. Mencari Nasabah Untuk Menabung

Tugas utama seorang funding Officer yang paling mudah dikenali dari nama pekerjaannya adalah mencari nasabah. Seorang FO biasanya dibutuhkan oleh perusahaan untuk mencari nasabah sebanyak-banyaknya agar bersedia menabung di perusahaan yang menaunginya. Cara mencari nasabah bisa melalui relasi yang dimiliki secara pribadi, atau direkomendasikan oleh perusahaan.

2. Menganalisis Kebutuhan Calon Pelanggan

Agar calon pelanggan bersedia menerima rekomendasi untuk menabung di perusahaan keuangan yang dikelola, FO harus pandai menganalisis kebutuhan mereka.

Misalnya, FO mengetahui bahwa calon nasabah tertentu berencana untuk membangun rumah atau usaha. Maka FO bisa mempromosikan produk perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

 3. Menghimpun Dana dari Nasabah

Peran seorang funding officer dalam lembaga keuangan sangat besar, karena banyaknya dana lembaga sangat dipengaruhi oleh jumlah nasabah yang menabung di dalamnya.

Jika FO tidak mampu mencari nasabah sesuai target, perusahaan yang mengelola lembaga keuangan bisa mengalami kerugian. Terlebih jika jumlah kredit lebih banyak dibanding jumlah debit.

4. Memberikan Informasi Terkait Produk yang Ditawarkan perbankan

Setelah menganalisis kebutuhan calon pelanggan yang paling dominan, langkah FO selanjutnya adalah memberikan informasi terkait kelebihan perusahaan yang menjadi media untuk memenuhinya.

Oleh sebab itu, FO harus benar-benar mengetahui lembaga keuangan yang akan dipromosikan untuk mencari nasabah sebelum melakukan tugasnya.

5. Membantu Membuat Tabungan Baru Untuk Nasabah sesuai Standar Perusahaan

Jika calon pelanggan bersedia menabung di lembaga keuangan yang dikelola, selanjutnya funding officer juga bertugas untuk membuatkan tabungan baru kepada nasabahnya. Tentu dengan cara dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.

6. Mengelola Akun Nasabah

Sebagai bukti tanggung jawab terhadap nasabah yang sudah bersedia bergabung, funding Officer juga bertugas mengelola akun para nasabah. Dengan demikian, jika nasabah bermasalah dan membutuhkan penanganan, FO bisa mengantisipasinya dengan mudah.

7. Mengawasi Proses Credit agar Sesuai Ketentuan

Selama proses menabung, tentu ada beberapa nasabah yang meminjam sejumlah uang di bank untuk keperluan tertentu. Untuk mengantisipasi kerugian perusahaan, maka funding officer harus terus mengawasi aktivitas kredit dari nasabahnya. Jika tidak sesuai ketentuan, peminjaman tidak bisa diteruskan.

8. Menjaga Nasabah Agar Bertahan Menabung di Perusahaan

Jika pelayanan dari lembaga keuangan dirasa kurang memuaskan, nasabah bisa berhenti menabung pada lembaga tersebut. Padahal, semakin banyak nasabah semakin besar keuntungan perusahaan.

Oleh sebab itu, FO bertugas menjaga nasabah agar setia menabung. Caranya dengan pendekatan personal atau memberi reward pada nasabah dengan kriteria tertentu.

9. Mengajak Nasabah untuk Top Up

Tugas funding Officer tidak hanya berhenti sampai menemukan nasabah dan menjaganya agar bertahan menabung di lembaga keuangan. Namun, tugas lainnya yang tidak kalah penting adalah mengajak nasabah agar terus melakukan top up atau meningkatkan tabungan. Hal ini disebabkan karena semakin sering nasabah top up, lembaga keuangan semakin mengalami keuntungan.

10. Mengawasi Produk yang Sudah Terjual

Tugas terakhir funding officer adalah mengawasi produk perusahaan yang sudah terjual atau digunakan oleh nasabah. Pastikan nasabah menggunakan produk yang ditargetkan perusahaan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan. Jika ada prilaku yang tidak sesuai, FO bisa memberikan arahan kembali.

Kisaran Gaji Funding Officer

Jika melihat dari beberapa tugas yang dilakukan seorang funding officer, pekerjaan ini sebenarnya tidak terlalu berat. Tidak heran jika kisaran gajinya masih banyak yang berada di bawah standar gaji nasional. Untuk menambah wawasan Anda, kisaran gaji berikut bisa dijadikan pertimbangan jika ingin bekerja sebagai FO.

NoLokasiKisaran GajiRata-rata
1JakartaRp1.560.000,00 – Rp9.095.000,00Rp4.557.160,00 per bulan
2SurabayaRp1.665.000,00 – Rp11.215.000,00Rp5.389.980,00 per bulan
3MedanRp.1.172.000,00 – Rp4.777.000,00Rp2.676.072,00 per bulan
4PekanbaruRp3.750.000,00 – Rp11.250.000,00Rp7.500.000,00 per bulan
5TasikmalayaRp1.500.000,00 – Rp4.500.000,00Rp3.000.000,00 per bulan

Persyaratan Menjadi Funding Officer

Walaupun terlihat mudah, tetap ada keahlian khusus yang harus dimiliki oleh seorang funding officer. Keahlian ini menuntut perusahaan untuk memberikan beberapa syarat khusus kepada calon pelamar kerja yang ingin mengisi posisi ini, di antaranya :

Pendidikan Minimal D3

Untuk menjadi seorang funding officer yang handal, Anda harus memiliki pendidikan minimal diploma. Bahkan pada lembaga keuangan yang lebih besar, karyawannya harus memiliki gelar sarjana. Syarat pendidikan ini dibutuhkan agar FO bisa mengimbangi calon nasabahnya yang kemungkinan memiliki pendidikan lebih tinggi.

Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik

Selain pendidikan, syarat utama yang selalu diwajibkan kepada funding officer adalah memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik. Hal ini disebabkan karena seorang FO harus bisa meyakinkan calon nasabah untuk bersedia bergabung dengan lembaga keuangan. Semakin baik komunikasi yang digunakan, semakin banyak pula orang yang akan tertarik.

Memiliki Relasi yang Luas

Walaupun bukan termasuk syarat wajib, namun FO yang memiliki relasi luas akan mendapat nilai lebih dari perusahaan. Semakin luas relasi yang dimiliki, semakin besar peluang funding officer untuk mendapatkan nasabah baru yang berasal dari relasinya.

Memiliki Kendaraan Pribadi dan SIM

Dalam proses mencari nasabah, akan banyak pekerjaan lapangan yang dilakukan demi melakukan pertemuan. Dengan demikian, FO wajib memiliki kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil. Tentunya dilengkapi dengan SIM, sehingga bebas mencari nasabah ke segala tempat tanpa terkendala saat di jalan.

5. Mampu Mengoperasikan Komputer

Tidak hanya bekerja di lapangan, untuk beberapa tugas seperti mengelola akun nasabah dibutuhkan kemampuan mengoperasikan komputer. Dengan begitu, pekerjaan bisa diselesaikan dengan mudah.

6. Mampu Bekerja dengan Target

Pekerjaan tersulit dari seorang funding officer adalah harus mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan perusahaan. Jadi, seorang funding officer harus mampu bekerja di bawah tekanan.

Jika tidak mampu memenuhi target, seorang FO akan terkena peringatan dari perusahaan. Bahkan mengakibatkan pengurangan gaji yang diperoleh.

7. Berpengalaman Sebagai Marketing

Beberapa perusahaan besar menjadikan pengalaman ini sebagai salah satu syarat agar bisa mengisi posisi FO. Selain pengalaman sebagai FO, pelamar yang berpengalaman menjadi marketing juga bisa menjadi funding officer. Hal ini disebabkan karena proses mencari nasabah mirip dengan proses mencari konsumen pada marketing.

Bagi sebagian orang yang suka membuat relasi dan percaya diri, pekerjaan funding officer sangat menyenangkan. Terlebih tugas funding Officer sebagian besar hanya membutuhkan kemampuan komunikasi saja.

Baca juga: Tugas Administrasi Penjualan

Namun, pekerjaan ini kurang direkomendasikan bagi Anda yang lebih suka bekerja di tempat sepi dan memiliki sifat pemalu, karena bisa merasa tertekan selama bekerja.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *