Tugas Koordinator Marketing
Tugas Karyawan

11 Tugas Koordinator Marketing, Kualifikasi dan Besar Gaji

Jabatan yang ada di sebuah perusahaan sangatlah beraneka ragam, mulai dari posisi cleaning service, bagian pemasaran, operasional hingga direktur utama. Salah satu posisi yang cukup berperan penting dalam laju pencapaian target penjualan produk adalah koordinator marketing. Apa saja tugas koordinator marketing? Simak ulasan lengkap berikut!

Daftar Tugas Koordinator Marketing

Koordinator marketing merupakan salah satu bagian yang menjadi penghubung antara para sales dengan pihak manajemen perusahaan. Beberapa tugas yang harus dijalankan profesi ini adalah:

1. Memberikan Arahan Kepada Bawahan Sesuai Perintah Manajemen Pemasaran

Koordinator merupakan bagian yang bertugas untuk mengarahkan bawahannya sesuai perintah atasan. Di bagian pemasaran, seorang koordinator harus menyampaikan tugas kepada anggota timnya dan memberikan arahan langsung tentang kinerja yang harus dicapai.

2. Dukungan Penuh Kepada Tim Pemasaran dalam Seluruh Aspek

Dukungan Penuh Kepada Tim Pemasaran dalam Seluruh Aspek

Tim bidang pemasaran harus mendapatkan dukungan penuh dari atasannya yakni koordinator marketing. Dukungan yang diberikan berupa keleluasaan para anggota tim dalam mengembangkan proses marketingnya. Anda tetap harus mengawasinya sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Keseluruhan aspek pemasaran mencakup anggaran, strategi hingga eksekusi promosi harus didukung dengan kebijakan Anda yang sesuai. Selain itu, Anda perlu berkoordinasi pula dengan divisi lain terkait pengembangan pemasaran produk.

3. Mengkoordinasikan Perintah untuk Tim Pemasaran

Atasan akan memberikan perintah kepada para koordinator, termasuk koordinator marketing. Setelah Anda mendapatkan perintah, maka wajib untuk menyampaikannya secara utuh dan jelas kepada seluruh tim pemasaran.

4. Menjaga Hubungan Komunikasi Tetap Baik Kepada Pihak yang Berkaitan

Komunikasi adalah hal penting yang harus selalu dijaga oleh koordinator marketing. Hal ini karena koordinator marketing akan berhubungan dengan banyak pihak, baik para sales, supervisor, manajer hingga mitra perusahaan.

Ketika membangun hubungan dengan konsumen, Anda perlu memberikan feedback yang baik setelah konsumen melakukan pembelian produk. Tim pemasaran Anda bisa menawarkan beberapa keuntungan kepada konsumen, misalnya pada pembelian selanjutnya, para konsumen akan mendapatkan diskon 20%.

Berbeda halnya, saat Anda menjalin hubungan dengan mitra perusahaan. Anda perlu memastikan jika penjualan produk semakin meningkat dari hari ke hari, sehingga benefit yang didapatkan mitra semakin besar. Selain itu, secara tidak langsung, para mitra perusahaan akan terus menanamkan modalnya di perusahaan tempat Anda bekerja.

5. Melakukan Pengembangan dan Pemeliharaan Semua Hal yang Berkaitan dengan Pemasaran

Guna menjaga stabilitas pemasaran produk perusahaan, Anda harus melakukan inovasi dan pemeliharaan semua aspek yang berhubungan langsung dengan pemasaran. Beberapa aspek ini meliputi kinerja tim, anggaran pemasaran, iklan produk, hingga metode promosi.

Pengembangan pemasaran bisa dengan melihat peluang yang bisa diambil dalam jangka waktu panjang. Sebagai koordinator koordinator marketing, Anda perlu memiliki insting yang kuat untuk melihat setiap kemungkinan yang terjadi di masa mendatang.

Pengembangan dan pemeliharaan ini dilakukan secara berkala dan membutuhkan kerjasama yang baik antara anggota tim pemasaran. Anda bertindak sebagai koordinator yang mengawasi seluruh kegiatan tim agar berjalan dengan baik dan selaras.

6. Sebagai Pengawas Kinerja Tim Pemasaran

Sebagai Pengawas Kinerja Tim Pemasaran

Koordinator wajib melakukan pengawasan kepada seluruh karyawan yang tergabung dalam tim pemasaran. Kinerja karyawan akan sangat berpengaruh dengan jumlah penjualan produk. Apabila Anda menemukan permasalahan kinerja, lakukan evaluasi atau pelatihan tambahan untuk meningkatkan profesionalitas para karyawan.

7. Memberikan Arahan Mengenai Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran dibuat atas kerja sama tim pemasaran. Sebagai koordinator marketing, Anda perlu melakukan arahan terkait strategi yang akan dijalankan. Lakukan rapat dengan semua tim untuk menemukan strategi yang tepat agar target penjualan tercapai dengan mudah dan cepat.

8. Mengevaluasi Seluruh Tim Pemasaran

Mengevaluasi Seluruh Tim Pemasaran

Setelah melakukan promosi di lapangan, Anda perlu melakukan evaluasi dan koreksi terhadap kurang lebihnya strategi pemasaran yang digunakan. Selain itu, pertimbangkan pula beberapa aspek seperti minat pasar, ketepatan target pasar, harga produk hingga kekuatan pesaing.

Selain faktor dari luar, Anda juga perlu mengevaluasi faktor internal seperti kinerja karyawan, konten iklan, anggaran biaya yang dikeluarkan dan sebagainya.

9. Menyediakan Kebutuhan yang diperlukan Tim Pemasaran

Tugas koordinator marketing selanjutnya adalah pengadaan semua kebutuhan tim pemasaran. kebutuhan yang dimaksud bisa berupa fisik maupun non fisik. Dalam hal ini, Anda perlu berkoordinasi dengan bagian operasional untuk menyediakan segala kebutuhan yang diperlukan.

Salah satu kebutuhan yang tidak boleh tertinggal adalah pelatihan pengembangan skill untuk seluruh tim. Pelatihan ini bertujuan agar kemampuan tim pemasaran semakin terasah dan profesional, sehingga kinerja semakin meningkat dan penjualan semakin meroket tajam.

10. Membuat Laporan Berkala untuk Manajemen

Membuat Laporan Berkala untuk Manajemen

Laporan sangat dibutuhkan perusahaan, khususnya bagian marketing untuk mengetahui tingkat keberhasilan. Selain itu, laporan yang dibuat oleh pihak koordinator marketing juga harus disampaikan dengan jujur kepada manajemen. Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas dan pencapaian misi perusahaan.

Laporan yang dibuat bisa berupa harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Biasanya laporan ini akan digunakan saat rapat dengan seluruh koordinator di perusahaan.

11. Menjaga Stabilitas Jumlah Tim Marketing Sesuai Kebutuhan

Koordinator marketing harus memastikan jumlah anggota timnya sudah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Setiap anggota pemasaran harus bekerja sesuai kompetensinya dan menghasilkan kinerja yang maksimal.

Jika Anda terlalu banyak merekrut anggota, bisa jadi semua tugas yang diberikan tidak dikerjakan secara efektif dan efisien. Sama halnya dengan kekurangan anggota, justru membuat pekerjaan pemasaran kalang kabut, sehingga target penjualan pun tidak terpenuhi.

Besaran Gaji Koordinator Marketing

Gaji yang diterima oleh koordinator marketing di setiap wilayah tentu berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh UMK lokasi perusahaan, skala perusahaan, kebijakan perusahaan, latar pendidikan hingga lama bekerja. Namun, rata-rata Anda akan mendapatkan gaji pokok diatas Rp3.000.000,- setiap bulannya.

Gaji pokok masih ditambah pula dengan berbagai tunjangan seperti gaji jabatan, uang makan, transportasi hingga lembur. Jika Anda bekerja di perusahaan yang sudah benefit atau BUMN, tidak menutup kemungkinan gaji yang didapatkan berkisar antara Rp5.000.000,- hingga Rp8.000.000,-. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan gaji ke 13.

Persyaratan Umum dan Kualifikasi Koordinator Marketing

Syarat Umum Administrasi

  • Pria/ wanita
  • Umur minimal 27 tahun.
  • Pendidikan D3/S1 jurusan manajemen (diutamakan manajemen marketing).
  • Memiliki penguasaan MS Office (outlook dan excel).
  • Berpengalaman minimal 3 tahun di bidang marketing.
  • Mampu bekerja individu maupun tim.
  • Handal dalam bernegosiasi.

Kualifikasi

  • Bakat dalam bidang kepemimpinan.
  • Mampu melayani masukan dan keluhan konsumen dengan ramah.
  • Kemampuan public speaking yang baik.
  • Cepat tanggap, tegas, fleksibel dalam semua tugas dari diemban.
  • Memiliki kemampuan negosiasi dan persuasif.
  • Selalu fokus, teliti dan detail dalam setiap pekerjaan.
  • Penguasaan teknologi modern terkini.

Tugas koordinator marketing harus ditunjang dengan beberapa kemampuan yang tidak boleh dikesampingkan. Kualifikasi yang telah diberikan harus dipenuhi oleh calon pelamar.

Baca juga: Tugas Direktur

Hal ini dikarenakan seorang koordinator marketing yang multitasking bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik, efektif dan efisien, serta disukai atasan maupun tim bawahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *